Showing posts with label Pernik. Show all posts
Showing posts with label Pernik. Show all posts

Monday, January 3, 2011

CEO Sarjana Bukan Jaminan

TIDAK selamanya CEO yang menyandang gelar sarjana akan mampu meningkatkan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Hanya sedikit ditemukan bukti bahwa pendidikan CEO terkait dengan kinerja perusahaan.

Seorang CEO yang menyandang gelar sarjana dengan level pendidikan lebih tinggi, ternyata tidak menjamin akan mampu meningkatkan kinerja perusahaan menjadi lebih baik. Sebuah penelitian mengungkapkan fakta, meski para CEO bergelar sarjana, tetapi kinerja mereka tidak lebih baik dibanding mereka yang tidak menyandang gelar sarjana, bahkan mereka yang putus sekolah sekalipun. Setidaknya, itulah hasil penelitian terbaru yang dilakukan Universitas New Hampshire, Amerika Serikat (AS). Pada hasil studi “CEO Education, CEO Turnover, and Firm Performance” yang dipublikasi September 2010 ini, terungkap fakta bahwa CEO yang memiliki gelar sarjana tidak selamanya berpengaruh pada kinerja perusahaan secara jangka panjang.

Fakta ini terungkap ketika kinerja perusahaan sedang menurun, seorang CEO––mereka yang lulusan perguruan tinggi prestisius sekalipun–– yang dituntut harus mampu memperbaiki kinerja perusahaan, ternyata tidak bisa melakukan yang lebih baik dibanding karyawan lain. “Temuan kami mengungkapkan bahwa jajaran direksi maupun para peneliti harus berhati-hati dalam menentukan kualifikasi yang berlebihan terkait pendidikan untuk menilai kemampuan mereka dalam memimpin perusahaan dan mengoptimalkan kinerja saham,” ujar Brian Bolton, pemimpin peneliti dan asisten profesor bidang keuangan pada Whittemore School of Business and Economics Universitas New Hampshire.

Analisis penelitian yang dilakukan didasarkan pada hubungan antara pendidikan CEO, pergantian CEO, dan kinerja perusahaan. Para peneliti menggunakan beberapa ukuran untuk menilai pendidikan CEO, diantaranya apakah sang CEO merupakan lulusan dari 20 perguruan tinggi (PT) ternama atau tidak? Apakah CEO memiliki gelar MBA, Hukum atau gelas master lain dari 20 perguruan tinggi ternama? Penelitian ini menganalisa data hampir 1.500 perusahaan pengalaman dan 2.600 kasus pergantian CEO dari tahun 1992 hingga 2007.

Dari penelitian ini memang ditemukan fakta bawa perusahaan yang merekrut seorang CEO dengan gelar MBA, dia mampu memperbaiki operasi kinerja perusahaan secara jangka pendek. Tetapi, para peneliti tidak menemukan korelasi sistematis yang signifikan antara level pendidikan para pemangku jabatan top manajemen dengan kinerja perusahaan jangka panjang. “Hasil penelitian kami menunjukkan, pendidikan CEO tidak banyak berperan dalam keputusan perusahaan untuk menggantikan kinerja CEO sebelumnya. CEO dengan kinerja kurang menggembirakan diganti bukan karena level pendidikan mereka,” tambahnya.

Ternyata, pendidikan CEO sangat berperan dalam proses pergantian CEO. Ada korelasi yang sangat signifikan antara pendidikan CEO baru yang terpilih dengan CEO lama yang digantikannya. Kenyataannya, pendidikan CEO tidak tampak sebagai representasi yang layak untuk mengukur kemampuan CEO. Dari hasil analisa data yang ada, tercatat 25 persem CEO memiliki pendidikan strata satu dari PT ternama di jajaran 20 teratas, sementara 85 persen lainnya merupakan alumni dari PT di luar negeri yang tidak masuk 20 jajaran teratas. Kemudian 15 persen diantaranya yang memiliki gelar MBA yang merupakan lulusan S1 dari 20 PT ternama. Dari para CEO yang memiliki gelas MBA, 63 persen diantaranya merupakan lulusan dari program MBA di 20 PT ternama.

Sekira 15 persen CEO yang menjadi sampel memiliki gelar S1 di bidang hukum, 44 persen diantaranya merupakan lulusan dari 20 PT ternama. Kurang dari 1 persen CEO yang memiliki dua gelar yakni MBA dan hukum. Sekira 14 persen CEO memiliki gelar master non MBA dan hukum. Dengan melihat karakteristik perusahaan dan CEO lintas sampel, hampir tidak ada perbedaan substansial. Rata-rata CEO berusia 56 tahun ke bawah bergelar MBA. Sementara CEO berusia di atas 56 tahun rata-rata bergelar master hukum. Masa kerja CEO yang bergelar MBA rata-rata 8,4 tahun. Sedangkan mereka yang bergelar master hukum rata-rata lebih lama. Nah, tingkat kinerja saham hampir serupa di seluruh sampel. Menurut Bolton, tidak satupun ukuran pendidikan CEO yang secara sistematis terkait dengan kinerja bagus perusahaan.

Justru hanya sedikit ditemukan bukti pendidikan CEO terkait dengan kinerja perusahaan. Sementara perusahaan mungkin akan menikmati perbaikan kinerja jangka pendek dengan merekrut CEO bergelar MBA, atau sebaliknya perusahaan mungkin akan mengalami penurunan jangka pendek setelah merekrut CEO dengan gelar master non MBA. Namun keterkaitan ini tidak bisa digeneralisasi kepada semua perusahaan atau kepada semua level pendidikan CEO. Bagaimanapun juga, jajaran komisaris perusahaan mencoba memberikan persyaratan tertentu bagi pendidikan CEO guna mendapatkan eksekutif potensial. Temuan studi ini mengungkapkan fakta, ketika pendidikan memainkan peranan penting dalam proses perekrutan CEO, hal itu tidak akan berdampak pada kinerja perusahaan secara jangka panjang.

“Pendidikan memang tidak banyak berpengaruh pada kinerja perusahaan. Lantas mengapa para komisaris perusahaan demikian mempertimbangkannya dalam proses evaluasi?” ujar Bolton. Menurut Bolton, mungkin hal itu disebabkan karena ketika merekrut CEO, perusahaan memiliki sedikit identifikasi dan kriteria ukuran yang digunakan. Tentu saja, karena ini terkait dengan siapa yang bakal menakhodai perusahaan. Karena itu proses perekrutan pun mempertimbangkan beragam syarat yang cukup ketat, terutama dalam hal kemampuan manajerial. Kemampuan interpersonal, kepemimpinan dan visi strategis adalah beberapa syarat mutlak yang harus dimiliki CEO. Tetapi, untuk yang satu ini cukup sulit untuk mendapatkan ukurannya. Jajaran komisaris perusahaan akhirnya melakukan penilaian pada pengalaman kerja, rekam jejak (track record), dan pendidikan seorang CEO.

Kendati begitu, Bolton memberikan catatan pada studi ini. Pertama, penelitian ini hanya mempertimbangkan pendidikan CEO. Tidak mempertimbangkan keseluruhan tim manajemen, termasuk manager dan jajaran direksi lain. Adalah sangat mungkin bahwa sebuah perusahaan dengan tim manajemen yang memiliki kualitas pendidikan yang tinggi akan mampu memiliki kinerja lebih baik dibanding yang tidak. Kedua, penelitian ini tidak membedakan antara jenis gelar sarjana baik untuk S1 atau S2.

OkeZone

Kenaikan Gaji PNS 2011

Pemerintah dalam RAPBN 2011 berencana menaikkan gaji pokok sebesar rata-rata 10 persen bagi PNS/TNI/Polri dan pensiunan serta tetap akan memberikan gaji dan pensiun bulan ke-13 bagi PNS/TNI/Polri dan pensiunan.

Demikian salah satu isi pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan RUU APBN 2011 berikut nota keuangannya dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Senin (16/8).

Dijelaskan Presiden, melalui kebijakan ini penghasilan PNS dengan pangkat terendah meningkat dari Rp1.895.700 menjadi Rp2.000.000, dan khusus bagi guru dengan pangkat terendah, pendapatannya meningkat dari Rp2.496.100 menjadi Rp2.654.000. Sementara itu, bagi anggota TNI/Polri dengan pangkat terendah, penghasilannya meningkat dari Rp2.505.200 menjadi Rp2.625.000. “Perbaikan pendapatan itu dimaksudkan agar para guru dapat melaksanakan tanggung jawabnya sebagai pendidik generasi mendatang bangsa,” kata Presiden.

Selain itu, untuk meningkatkan kinerja birokrasi pemerintahan, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,4 triliun untuk melanjutkan dan memantapkan pelaksanaan reformasi birokrasi dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Menurut Presiden, sasaran yang ingin dicapai dari prioritas reformasi birokrasi adalah makin mantapnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Hal ini kita lakukan melalui terobosan kinerja secara terpadu, penuh integritas, akuntabel, taat kepada hukum dan transparan. Reformasi birokrasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ditopang oleh kapasitas pegawai yang memadai,” katanya.

Pemerintah menyusun RAPBN 2011 dengan postur pendapatan negara dan hibah sebesar Rp1.086,4 triliun. Sementara itu Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesiabelanja negara direncanakan sebesar Rp 1.202 triliun sehingga terdapat defisit sebesar Ep115,7 triliun atau 1,7 persen dari PDB. Belanja Kementerian dan Lembaga Pemerintah direncanakan sebesar RP395,2 triliun. Belanja Lembaga Negara Non Pemerintah direncanakan sebesar Rp15,2 triliun. Sedangkan transfer ke daerah direncanakan sebesar Rp378,4 triliun.

Berikut ini perincian detail gaji PNS dari golongan terendah ke tertinggi:

* Pegawai Golongan Ia dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 1.040.000
* Pegawai Golongan Ia dengan masa kerja 4 tahun sebesar Rp 1.091.700
* Pegawai Golongan Ia dengan masa kerja 16 tahun sebesar Rp 1.262.700
* Pegawai Golongan IIa dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 1.320.300
* Pegawai Golongan IIb dengan masa kerja 5 tahun sebesar Rp 1.462.300
* Pegawai Golongan IIb dengan masa kerja 15 tahun sebesar Rp 1.650.800
* Pegawai Golongan IIc dengan masa kerja 3 tahun sebesar Rp 1.487.600
* Pegawai Golongan IIc dengan masa kerja 7 tahun sebesar Rp 1.561.600
* Pegawai Golongan IIc dengan masa kerja 15 tahun sebesar Rp 1.720.700
* Pegawai Golongan IId dengan masa kerja 3 tahun sebesar Rp 1.550.600
* Pegawai Golongan IId dengan masa kerja 7 tahun sebesar Rp 1.627.600
* Pegawai Golongan IId dengan masa kerja 15 tahun sebesar Rp Rp 1.793.400
* Pegawai Golongan IIIa dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 1.655.800
* Pegawai Golongan IIIa dengan masa kerja 4 tahun sebesar Rp 1.738.100
* Pegawai Golongan IIIa dengan masa kerja 10 tahun sebesar Rp 1.869.300
* Pegawai Golongan IVa dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 1.954.300
* Pegawai Golongan IVa dengan masa kerja 4 tahun sebesar Rp 2.051.400
* Pegawai Golongan IVa dengan masa kerja 10 tahun sebear Rp 2.206.200
* Pegawai Golongan IVa dengan masa kerja 32 tahun sebesar Rp 2.880.800

Friday, May 28, 2010

Perusahaan Mana yang 'Paling Hijau' di Mata Greenpeace?


Lembaga pecinta lingkungan Greenpeace mendapuk Nokia di posisi teratas dalam daftar perusahaan elektronik dengan produk yang ramah lingkungan. Sementara posisi Toshiba dan Samsung anjlok dan keluar dari sepuluh besar setelah dianggap gagal menghilangkan bahan berbahaya dari produknya.

Dalam laporannya, Greenpeace menilai produk Nokia 'paling hijau' di antara produsen elektronik lainnya yang mereka teliti. Vendor ponsel asal Finlandia tersebut dikuntit oleh Sony Ericsson dan Philips di posisi kedua dan ketiga.

Toshiba dan Samsung harus rela keluar dari sepuluh besar. Posisi Toshiba melorot dari peringkat 3 ke 14, sedangkan Samsung turun dari peringkat 7 ke 13.

Mereka dinilai gagal untuk memenuhi komitmen menghilangkan bahan PVC (Polyvinyl Chloride) dan BFR (Brominated Flame Reterdants) dalam produk mereka.

Sebagai informasi, PVC dan BFR digunakan untuk mencegah produk elektronik dari bahaya kebakaran. Sayangnya, kedua bahan ini kurang ramah lingkungan dan cukup berbahaya bagi kesehatan.

"Raksasa industri ini tak dapat mengklaim produknya aman sampai mereka menindaklanjuti komitmen untuk menghilangkan zat berbahaya pada produk mereka," ujar Iza Kruszewska, Greenpeace International Toxics Campaigner.

"Program ini mendorong perusahaan lain untuk mendesak dibuatnya undang-undang yang memungkinkan penghapusan zat berbahaya pada produk elektronik," ungkap Iza.

Beberapa perusahaan elektronik lain dinilai Greenpece telah membuat kemajuan. Panasonic naik dari peringkat 10 ke 6 bersama dengan Sony yang juga menduduk peringkat 6. Tak mau kalah, Hewlett Packard (HP) naik dari peringkat 11 ke 8 dan Sharp dari peringkat 13 ke 9.

Sementara LG Electronics (LGE) turun dari posisi 6 ke 12. Mereka kehilangan poin karena produk-produknya dinilai boros energi.

"Dengan adanya program ini, beberapa perusahaan membuat kemajuan pada produk elektronik untuk masa depan yang lebih hijau. Sekarang semua perusahaan perlu menjaga komitmen mereka untuk membuat produk yang bebas PVC dan BFR secara masal dan tepat waktu,"tutup Iza.

Berikut peringkat perusahaan-perusahaan elektronik tersebut menurut Greenpeace, seperti dikutip detikINET dari Cellular News, Jumat (28/5/2010):

1. Nokia
2. Sony Ericsson
3. Philips
4. Motorola
5. Apple
6. Panasonic dan Sony
7. - (tidak ada)
8. HP
9. Sharp
10. Dell
11. Acer
12. LG Electronics
13. Samsung
14. Toshiba
15. Fujitsu
16. Microsoft
17. Lenovo
18. Nintendo

Sumber : detik

Thursday, May 20, 2010

Selamat Jalan Gesang

Maestro Keroncong Gesang Martohartono meninggal dunia. Ia mengalami dua kali kristis sebelum akhirnya melepas nafas terakhir petang hari ini, Kamis, 20 Mei 2010.


Gesang lahir 1 Oktober 1917. Bengawan Solo yang diciptakannya sohor sampai manca negara. Sejumlah catatan menyebutkan bahwa lagu Bengawan Solo itu diciptakan Gesang pada tahun 1940. Saat itu umur Gesang baru 23 tahun.

Lagu itu diciptakan ketika Gesang duduk ditepian sungai Bengawan Solo. Gesang memang sangat kagum dengan sungai yang meliuk-liuk itu. Dia menciptakan lagu itu selama 6 bulan.

Lagu ini setidaknya diterjemahkan dalam 13 bahasa. Antara lain Inggris, Mandarin dan Jepang. Itu sebabnya lagu ini sohor di manca negara terutama di Belanda dan Jepang. Lagu ini bahkan sempat menjadi lagu dalam sebuah film layar lebar di negeri matahari terbit itu.

Sumber : Vivanews

Sambil Menyelam, Menikmati Alam

Sebagai negara kepulauan, tak heran jika Indonesia menyimpan begitu banyak ‘permata’ di balik lautnya. Terumbu karang yang cantik dengan penghuninya yang tidak kalah beragam tersebar di berbagai daerah. Majalah Unearthing Asia memilih 8 lokasi menyelam favorit di Indonesia. Sebelum berkeliling ke negara lain, Anda harus mendatangi tempat-tempat ini!

Bintan, Riau


Bintan menawarkan 18 km pantai pasir putih dengan biota laut yang kaya. Tidak jauh dari pantai, Anda bisa melihat ngarai laut sedalam 8 meter dengan dasar yang rata, tempat yang sempurna untuk belajar menyelam. Anda juga bisa menjelajahi kapal tanker tua yang telah lama tenggelam.

Pulau Seribu, Jakarta


Jika kita membayangkan Jakarta, maka yang muncul di benak adalah gedung bertingkat dan jalanan macet. Siapa sangka, di Jakarta kita juga bisa menikmati keindahan laut. Kepulauan Seribu, rumah bagi terumbu karang yang cantik, hanya berjarak satu hingga dua jam dari dermaga Marina, Jakarta dengan kapal cepat. Beberapa pulau yang terkenal adalah Pulau Kotok Besar, Pulau Kotok Kecil, Karang Bongkok, Pulau Sepa dan Pulau Pantara. Anda cukup menyewa kapal yang lebih kecil untuk menuju lokasi menyelam, yang tidak kalah indah dengan daerah lain di Indonesia.

Karimun Jawa, Jawa Tengah


Selain Kepulauan Seribu, Laut Jawa masih memiliki surga terumbu karang lain, yaitu di utara Semarang, Jawa Tengah. Kepulauan Karimun Jawa terdiri dari 27 pulau yang dilingkupi deretan terumbu karang koral biru Acropora. Di Karimun Jawa Anda juga bisa melihat bangkai Indonour, kapal dagang yang tenggelam tahun 1955. Jangan lupa berenang dengan bayi hiu di lokasi penangkaran!

Pulau Derawan, Kalimantan Timur



Sekitar 50 mil Tanjung Redeb, Ibukota Kabupaten Berau, terdapat terumbu karang yang spektakuler dan gua bawah laut. Derawan memiliki lebih dari 17 lokasi menyelam, dengan keunikan tersendiri. Beberapa lokasi paling terkenal adalah sekitar Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban dan Pulau Maratua.

Di Sangalaki, Anda bisa melihat berbagai jenis ikan pari, sotong dan hiu macan. Anda juga bisa mengamati kura-kura raksasa meletakkan telur di malam hari. Sedangkan di Pulau Kakaban terdapat danau air asin berisi ubur-ubur tak bersengat. Dan di Pulau Maratua, Anda akan menemukan barakuda serta tuna. Jika beruntung, Anda bahkan bisa melihat hiu martil dan delapan jenis lumba-lumba.

Pulau Komodo, Flores


Tidak hanya komodo yang mengisi Pulau Komodo. Di bawah laut, terdapat berbagai jenis ikan bewarna-warni yang sangat indah. Lokasi menyelam di Pulau Komodo, seperti Sebayour Kecil, Pulau Tengah Kecil dan Pantai Merah, adalah salah satu yang terindah di Indonesia. Anda juga bisa menuju daerah barat Flores seperti Pulau Tatawa, Pulau Tatawa Kecil, Pulau Rinca and Pulau Nusa Node.

Nusa Penida, Bali


Pulau Nusa Penida terletak satu jam dari Bali, dan memiliki salah satu terumbu karang paling sehat yang bisa terlihat jelas dari jarak 15 hingga 35 meter. Ada berbagai lokasi menyelam di daerah utara pantai. Silakan mencoba menyelam di Blue Corner, Nusa Lembongan dan Gamat, untuk Anda yang sudah berpengalaman dan mencari tantangan.

Bunaken, Sulawesi Utara


Bunaken punya reputasi internasional untuk keindahan 16 lokasi menyelamnya, termasuk lereng 30 meter yang menjadi rumah berbagai spesies ikan dan biota laut. Beberapa lokasi menyelam utama adalah Pulau Sialdoen, Gangga, Mantehage, Nine dan gunung berapi laut bernama Manado Tua.

Selat Lembeh, Sulawesi Utara


Masih di Sulawesi Utara, terdapat satu lagi surga menyelam, yaitu di Selat Lembeh. Lokasi ini terkenal dengan biota lautnya yang unik, seperti gurita bunglon, kuda laut mini, ikan katak dan sotong flamboyan. Namun hati-hati, Selat Lembeh hanya cocok untuk penyelam berpengalaman.

Sumber : yahoo
Gambar : google

Sunday, May 16, 2010

Kenapa Kopi Bisa Membuat Semangat Kerja?

LONDON - Sudah menjadi suatu rutinitas sehari-hari, jika memulai aktifitas sebagian orang akan meminum kopi sebagai 'obat' penyemangat dan menahan kantuk saat bekerja. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Kopi memang menjadi sarana yang ampuh untuk memulai pekerjaan, pasalnya kafein yang terdapat di dalam secangkir kopi ternyata berpotensi mengurangi tingkat kesalahan seseorang dalam melakukan pekerjaan, khususnya yang sifatnya shift.

Apalagi dalam penelitian London School of Tropical Medicine menunjukkan rutinitas jam kerja mulai dari jam sembilan pagi hingga lima sore berpotensi besar membuat kekacauan dalam tubuh, seperti kurang semangat atau rasa kantuk yang tinggi. Demikian yang dilansir melalui Daily Mail, Jumat (14/5/2010).

Beberapa pekerjaan yang dapat merusak kekacauan tersebut, misalnya dokter, supir dan petugas keamanan. Akibatnya, mereka bisa sangat mengantuk ketika sedang bekerja. Penelitian itu juga menyebutkan, kafein yang terdapat di dalam kopi, minuman isotonik atau makanan yang mengandung kafein dapat menggerakkan syaraf-syaraf yang diam, karena sebelumnya tidak dipakai bekerja.

"Dengan kopi atau minuman yang mengandung kafein, cukup untuk membuat orang berkosentrasi karena kafein tersebut dapat membangunkan syaraf yang tidur," terang Dr Katherine Ker, salah satu dari tim peneliti.

Penelitian ini sendiri mengundang koresponden yang berusia antara 20 hingga 30 tahun. Saat ini para peneliti telah melakukan penelitian lebih jauh mengenai dampak kafein bagi seseorang yang berusia lebih tua atau di atas 30 tahun.

Sumber : okezone

Saturday, May 15, 2010

Pengen Ketemu Miyabi?

Siapa yang ga kenal sama gambar dibawah ini?


Cewek Jepang yang satu ini memang cantik dan memiliki pesona tersendiri. Saya yakin semua anak muda sekarang pasti mengenalnya apa lagi sudah ada Film yang langsung diperankan oleh Miyabi sendiri dengan judul "Menculik Miyabi" dan mulai ditayangkan dibioskop-bioskop indonesia.

Nah, saya mau kasih info gampang untuk ketemu miyabi. Coba deh link dibawah ini.
Ketemu Miyabi